Friday, 31 May 2013

Hari Anti Tembakau 2013

Rokok. Yup, judul kita hari ini adalah rokok.

Benda itu emang gak terlarang dan punya manfaat. Salah satunya meningkatkan kinerja otak. Dan... gak tau lagi sih gue manfaat rokok itu apa. Gue cuma tau bahayanya aja yang harusnya lo patut tahu juga.

Emang sih, lo bebas mau ngapain aja, bahkan gak ada yang ngelarang kalo lo jadi perokok berat. Gue gak tau sih ya, apa yang ada di benak lo kalau ngerokok. Pada mikir apa sih? Senikmat apa sih rokok itu? Apa sih manfaat yang bener-bener lo dapet dari rokok itu? Panjang umur? Nggak kan?

Lo punya hak asasi manusia untuk ngerokok. Tapi yang jadi masalah, jangan ngelanggar hak asasi manusia kami (yang nggak ngerokok) untuk bebas dari asap rokok! *geram*

Gue baru aja nonton berita kalau seperempat dari penduduk Indonesia adalah perokok berat. Dimana jumlah ini udah membuat Indonesia menjadi negara nomor tiga perokok terbanyak di DUNIA setelah Cina dan India. Parahnya, jumlah ini juga mengimbas pada jumlah perokok pasif. Di Indonesia aja, jumlah perokok pasif sebanyak 97 juta jiwa. Angka tersebut udah tercakup jumlah balita, anak-anak, ibu hamil, dan lain-lain. 

Perokok pasif adalah mereka yang nggak ngerokok tapi ikut menghirup asap rokok dari para perokok. 

"Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap ? Tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.

Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen)"
-diambil dari http://argamakmur.wordpress.com/bahaya-merokok-bahaya-bagi-perokok-pasif-zat-yang-terkandung-dalam-rokok-dan-cara-pencegahannya/-

Dan apa pula penyakit-penyakit yang mungkin diidap oleh para perokok pasif? Yang pertama, asap rokok jelas menyebabkan penurunan antibodi dalam tubuh yang pastinya mengakibatkan mudahnya bakteri ataupun virus masuk ke dalam tubuh. Parahnya lagi, perokok pasif mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung ishkemia. Sedangkan pada janin, bayi dan anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar untuk menderita kejadian berat badan lahir rendah, bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga telinga dan asthma.

Jadi, buat lo yang lagi baca dan hobi ngerokok, lo ngerti nggak sih apa yang lo lakuin itu berakibat bagi orang-orang disekitar lo? Lupain aja deh tentang global warming kalo lo juga bukan orang yang peduli lingkungan. Tapi lo baca sendiri kan akibat yang diderita bagi para perokok pasif? KANKER! Dan itu penyakit bukan penyakit biasa!

Faktanya lagi, banyak dari para perokok aktif adalah warga miskin. Dan bisa lo pikir betapa bodohnya *maaf* orang-orang miskin itu yang rela buang-buang duit demi sebatang tembakau yang gak guna. Kalau aja orang-orang itu mikir, duit yang mereka biasa habiskan untuk rokok bisa untuk beli lauk, bisa untuk hal-hal yang berguna lainnya. Astaga..

Gue nggak benci sama rokok, tapi gue benci sama orang-orang yang mengonsumsi rokok. Apalagi orang-orang yang ngerokok sambil mengendarai motor, ngerokok di sekolah, atau bahkan ngerokok depan anak kecil. Parahnya, gimana bisa masyarakat Indonesia berhenti merokok kalau masih banyak aparat pemerintahan yang sembarangan dan seenaknya merokok di muka publik? Jangankan aparat pemerintahan, bahkan masih banyak guru yang disekolah yang merokok seenaknya di depan murid. Sumpah demi apa, terkutuklah para perokok yang biadab itu! Urrrgghh!

Kalau mau nanya tentang cara penanggulangannya, gue juga bingung gimana. Pemerintah udah buat larangan merokok, bahkan sampai PERDA tentang larangan merokok yang membuang-buang biaya hingga miliyaran juga udah dilaksanakan. Tapi kalau negara negara maju seperti Singapura aja bisa membuat peraturan tentang merokok di tempat umum dan semua masyarakatnya bisa patuh mengikutinya, kenapa Indonesia gak bisa? 

Kesadaran diri sendirilah yang sangat-sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Gue peringatkan sekali lagi, merokok bukan hal yang sepele. Akibatnya bagi lo juga, para perokok aktif, bisa sangat fatal (baca: KEMATIAN). Itu sama aja bunuh diri pelan-pelan, ngerti?

Gue sebagai salah satu perokok pasif, sangat sangat peduli dengan kesehatan gue sendiri. Sialnya, kita hirup udara yang sama dan hidup di atmosfer yang sama. Artinya, gue gak bisa ngelak lagi kalau mungkin udah berjibun zat karsinogen dalam tubuh gue ini yang barang kali bisa menyebabkan kanker suatu saat nanti. Bukan cuma gue aja, tapi 97 juta jiwa masyarakat lainnya.

Dengan artikel ini, gue minta kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya bahaya rokok dan asap rokok. Bahaya rokok dan akibat dari mengonsumsinya bukan saja menginbas pada diri sendiri. Masyarakat, negara, lingkungan, bumi juga kena. Semoga artikel ini cukup berguna dan bermanfaat. Terimakasih.


Post a Comment