Saturday, 12 November 2011

STOP PEMBANTAIAN ORANG UTAN!



Sumpah demi apa gue benci denger tuh judul!
Akhir-akhir ini merebaknya berita tentang pembantaian orang hutan di televisi. Pembantaian yang terjadi di Kalimantan Timur itu, ternyata sudah terjadi dari beberapa tahun silam. Hal ini terbukti dengan ditemukannya tulang belulang orang hutan yang ditemukan di desa-desa ataupun pelosok-pelosok hutan di daerah tersebut.

Bukan hanya orang utan yang dibantai, namun hutan kita juga dibantai. Pembalakan ini bertujuan untuk membangun lahan kelapa sawit. Hal ini tentu saja memprihatinkan, karena seharusnya orang utan dilindungi, bukan dibantai! *nepuk meja kuat-kuat* *nangis kesakitan*

Orang utan memang hewan, tapi mereka punya perasaan, sama seperti kita. Bayangkan saja kalau rumah kita tiba-tiba diambil secara paksa, dan kemudian kita dibantai. Marah? Kesal? Benci? Kalau kita mungkin udah kita hajar balik deh mereka. Tapi yang namanya orang utan lawan manusia, mereka tuh gak berdaya, guyss!!! Ngucaaappp….
Hal yang lebih menyedihkan lagi, yang membantai orang-orang utan ini adalah warga sekitar. Mereka terdorong oleh tawaran uang dari perusahaan perkebunan kelapa sawit. DASAR MATA DUITAN! COBA MEREKA YANG JADI ORANG UTANNYAA!!!! *sabar dep, sabarrr*
Untuk seekor orang utan yang berhasil ditangkap dalam keadaan hidup atau mati diberi upah Rp 1 juta. Harga tersebut paling tinggi dibanding bekantan dan kera. *JADI BEKANTAN DAN KERA KENA BANTAI JUGA?!!!* Saat menagih pembayaran ke perusahaan, warga menyertakan foto yang menggambarkan berapa banyak orang utan yang ditangkap sebagai bukti.
Pembantaian terhadap orang utan serta hewan lainnya dilakukan karena hewan-hewan tersebut dituding sebagai hama pengganggu usaha perkebunan kelapa sawit. Padahal orang utan tergolong hewan mamalia yang dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Orang utan juga ditetapkan sebagai hewan yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Hingga sekarang tercatat sudah 1.200 hingga 2.400 telah terbunuh.
Hal ini tentu saja menyedihkan, karena seharusnya yang bertindak untuk melindungi orang utan adalah masyarakat sekitar. Tapi malah masyarakat sekitarlah yang membantai orang utan tersebut. Ternyata kesadaran masyarakat terhadap jiwa dan keselamatan makhluk hidup lainnya seperti orang utan sangatlah rendah.  
DAAMNNN!!!
SEJAK KAPAN ORANG UTAN JADI HAMA??!!!
SUMPAH DEMI APA GUE GERAAAAMM!!!
*tarik nafas, hembuskan… tarik nafas hembuskan… tarik nafaaaaass….. tahan tahan tahan tahan tahan.. pingsan*
Satu hal ya, gue emang gak bisa apa-apa. Biasanya ngomong doang di blog tentang betapa gemasnya gue dengan orang-orang biadab dan berprilaku iblis terhadap orang utan. Ya Tuhan, coba lo bayangin elo yang jadi orang utannya! Anak lo dibunuh, bokap lo dibunuh, seluruh keluarga lo dibunuh dan lo tinggal nunggu giliran aja. Gimana rasanya? SAKIT! Dan elo dibunuh demi KELAPA SAWIT!
Lahan kelapa sawit kan udah banyak, ngapain pake perluas lagi coba?! Di Kalimantan lagi! kalimantan itu kan terkenal dengan luasnya hutan yang ia punya. Dan sekarang? Habis sudaaaah…
Gak tau lagi deh mesti ngomong apa. Lo cari aja sendiri berita tentang pembantaian orang utan di Google atau Youtube. Gue nggak tega liatnya. Hancur rasanya. *gue serius* *emang lebai, tapi gue serius* *kalo lo ada di depan gue, tatap mata gue dalam-dalam dan lo akan ketemu rasa benci gue yang sedalem-dalemnya* *lebai sumpah* *abaikan*
Gue emang gak bisa apa-apa. Gue cewek. Mungkin-mungkin aja sih gue terbang ke Kalimantan dan ikut berpartisipasi dalam gerakan perlindungan orang utan disana. Tapi gue masih anak sekolahan, gue juga belum bisa apa-apa, dan yang paling penting: gue gak punya duit. Gue juga gak kenal siapa-siapa disana. Ntar kalo disana asal main lari ke hutan, terus nyasar, terus diterkam sama harimau kelaparan, kan gue juga yang nyusul tuh orang utannya mati. Jadi gak bisa nyelamatin orang utannya deh. *alesaaaan*
Tapi serius deh, tolong lah. Rasain kalau jadi mereka tuh.
Tapi susah juga ya. Dimana-mana orang mata duitan semua sih. Apalagi yang bunuh orang utannya, mungkin orang-orang susah. Hmmm.
Masalah yang paling awal adalah, orang yang kejam itu adalah orang-orang yang berduit. Ya Tuhan, tolong sadarkan mereka kalau duit tuh BUKAN SEGALANYA!
Lo tau kan fungsi dan tujuan dibangunnya lahan kelapa sawit? Yap, tepat! Benar itu! Cuma mau cari duit sebanyak-banyaknya. Tapi lahan kelapa sawit itu jelas-jelas merusak alam!
Fine-fine aja kok kalau ada dibangunnya lahan kelapa sawit di Kalimantan. Tapi GAK USAH PAKE BANTAI ORANG UTAN SEGALA!
Dan denger-denger, Indonesia mau ngejar jadi negara dengan produksi kelapa sawit terbanyak di dunia. Asem gak tuh namanya?
Ngerti gak sih dampak negatif dari kelapa sawit tuh apa?! Ini gue jelasin sejelas-jelasnya!!

1.       Hilangnya keanekaragaman hayati. Berkurangnya hutan, alias tempat tinggal hewan-hewan menimbulkan berkurangnya jumlah keanekaragaman hayati di Indonesia.
2.       Pembukaan lahan sering kali dilakukan dengan cara tebang habis dan land clearing dengan cara pembakaran demi efesiensi biaya dan waktu. Kalau begini caranya, global warming akan semakin meluas!
3.       Kerakusan unsur hara dan air tanaman monokultur seperti sawit, dimana dalam satu hari satu batang pohon sawit bisa menyerap 12 liter. Nah, ini tentu saja mengakibatkan negeri kita jadi banyak kekurangan air bersih karena diserap oleh kelapa sawit.
4.       Timbulnya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh praktek konversi hutan alam untuk pembangunan perkebunan kelapa sawit.

Nah, coba hitung kerugian yang didapatkan. Sebanding gak dengan duit yang didapat dari
kelapa sawit tuh?! JELAS NGGAK!
                Jadi tolong deh ya, buat elo-elo, yang udah baca artikel ini, supaya sadar dan mengerti alam. Mengerti perasaan hewan sebelum mereka dibantai, mengerti bagaimana perasaan tumbuhan saat mereka dibakar, dan mengerti rasanya jadi alam yang kian hari kian botak dan kian hari kian panas. 
          Sekian artikel gue tentang pembantaian orang utan. Gue pamit dulu, mau galau-ing tentang orang utan. Semoga setelah baca artikel ini lo sadar dan makin sayang sama alam. Selamat malam, hiks. 




FCK buat orang-orang yang ngebantai makhluk-makhluk imut ini 

Post a Comment